Argon Goes to Campus di Universitas Brawijaya Perkuat Kolaborasi Industri dan Akademisi

Memahami kebutuhan dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Melalui program Argon Goes to Campus, PT Medela Potentia Tbk melalui Argon Peduli berkolaborasi dengan Program Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Brawijaya, Malang, untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai dunia profesional dan kompetensi yang dibutuhkan industri kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis 20 Agustus 2026 tersebut menghadirkan Human Resources Director PT Medela Potentia Tbk, Ibu Nancy Kartika, sebagai pembicara. Kegiatan turut dihadiri Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA), Apt. Tamara Gusti Ebtavanny, S.Farm., M.Farm., serta Dosen Departemen Farmasi, Apt. Luthfi Ahmad Muschlashi, S.Farm., M.Farm.
Dalam sesi kuliah tamu, Ibu Nancy memperkenalkan ekosistem bisnis PT Medela Potentia Tbk dan entitas anak sekaligus berbagi perspektif mengenai persiapan memasuki dunia kerja. Materi mencakup proses rekrutmen dan interview di perusahaan, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa dalam membangun karier profesional.

Pembekalan tersebut memberikan gambaran mengenai kebutuhan dunia industri sekaligus pentingnya membangun kompetensi yang relevan sejak masa pendidikan. Selain kemampuan akademik, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan komunikasi serta mampu menyampaikan kompetensi, pengalaman, dan potensi diri secara efektif dalam proses rekrutmen.
Ibu Nancy Kartika mengatakan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia profesional.
āKolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi ruang penting untuk memperkaya perspektif mahasiswa mengenai kebutuhan dunia profesional. Melalui Argon Goes to Campus, kami ingin berbagi pengalaman dan perspektif industri agar mahasiswa dapat memahami kompetensi yang dibutuhkan sekaligus mempersiapkan diri untuk memberikan kontribusi secara optimal di dunia kerja.ā

Dari sisi perguruan tinggi, kolaborasi dengan industri juga dinilai penting untuk memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan pengguna lulusan, khususnya di dunia industri.
Apt. Tamara Gusti Ebtavanny, Ketua Program Profesi Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Brawijaya, mengatakan bahwa āKolaborasi antara universitas dan dunia industri sangat penting karena tanpa kolaborasi, akan ada gap yang cukup besar antara lulusan yang dihasilkan dengan kebutuhan pengguna lulusan, khususnya di dunia industri. Kerja sama seperti ini dapat membantu mengurangi gap tersebutā.
Interaksi langsung dengan praktisi industri memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat dunia profesional dari perspektif yang lebih luas. Pengetahuan mengenai proses rekrutmen, ekspektasi perusahaan, serta kemampuan untuk mengkomunikasikan kompetensi dan potensi diri menjadi bekal yang dapat membantu mahasiswa mempersiapkan transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.
Bagi PT Medela Potentia Tbk dan entitas anak, keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri. Melalui Argon Peduli, perusahaan membangun ruang kolaborasi dengan institusi pendidikan melalui berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perspektif industri.

Inisiatif ini juga mendukung kontribusi perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan akses terhadap pengetahuan, wawasan industri, dan pembelajaran yang relevan bagi generasi muda.
Melalui Argon Goes to Campus, PT Medela Potentia Tbk terus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri sekaligus membuka ruang bagi talenta muda di bidang kesehatan untuk memahami dunia profesional dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan karier di masa depan.
