Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Malang, Argon Peduli dan Universitas Brawijaya Hadirkan Layanan Kesehatan Berbasis Kebutuhan
Diperbarui: 3 Sep

Memahami kondisi dan kebutuhan kesehatan masyarakat menjadi langkah penting dalam menghadirkan intervensi kesehatan yang tepat. Hal ini menjadi bagian dari kegiatan Pengabdian Masyarakat yang digelar Argon Peduli bersama Universitas Brawijaya pada 11 Agustus 2026 di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Ngabab tersebut melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, khususnya Departemen Kedokteran dan Departemen Farmasi, serta dihadiri Bapak Amin Afandi, S.Pd., S.AP., Kepala Desa Ngabab.
Sebanyak 160 masyarakat menerima manfaat melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, serta konsultasi dengan dokter. Masyarakat yang membutuhkan juga memperoleh vitamin dan obat sesuai kebutuhan.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan masyarakat setempat. Sebelumnya, Universitas Brawijaya telah mengumpulkan data yang menunjukkan tingginya angka hipertensi di Desa Ngabab, disertai sejumlah keluhan terkait kolesterol. Temuan tersebut menjadi salah satu dasar penting untuk mendorong peningkatan awareness masyarakat terhadap kondisi kesehatannya.
dr. Ayunda Dewi Jayanti Jilan Putri, M.Sc., Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan (IKM-KP) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya sekaligus Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kesiagaan Bencana pada Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) FKUB, menjelaskan pentingnya keberlanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
āSebelumnya, kami mengumpulkan data yang menunjukkan bahwa angka hipertensi di Desa Ngabab cukup tinggi, disertai sejumlah keluhan terkait kolesterol. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong perbaikan dan keberlanjutan kualitas kesehatan masyarakat. Memang bukan proses yang mudah, tetapi dengan hadirnya masyarakat dan tumbuhnya awareness terhadap kondisi kesehatan mereka, upaya yang dilakukan dapat menjadi lebih tepat sasaran dan berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,ā ujar dr. Ayunda.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk membangun awareness sekaligus membantu mereka mengenali kondisi kesehatan secara lebih dini. Pemeriksaan dan konsultasi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang dapat menjadi dasar dalam mengambil langkah untuk menjaga kesehatan.

Bagi Argon Peduli, pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata. Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendukung upaya membangun pemahaman masyarakat mengenai kondisi kesehatan yang relevan dengan lingkungan setempat.
Social Pillar Leader ESG Committee PT Medela Potentia Tbk, Bapak Dominicus Savio Putra Winata, mengatakan bahwa program sosial akan memberikan dampak yang lebih berarti ketika dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat.
āArgon Peduli percaya bahwa dampak sosial akan semakin berarti ketika program yang dihadirkan berangkat dari kebutuhan nyata di masyarakat. Kolaborasi bersama Universitas Brawijaya menjadi salah satu upaya kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih relevan, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin memahami dan peduli terhadap kondisi kesehatannya. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun awareness dan mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,ā ungkap Bapak Savio.
Melalui kolaborasi Argon Peduli dan Universitas Brawijaya, kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Ngabab menjadi langkah untuk mendekatkan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan awareness masyarakat terhadap faktor risiko kesehatan yang dihadapi. Upaya ini diharapkan dapat menjadi bagian dari proses berkelanjutan dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan mengambil langkah yang tepat bagi kesehatan mereka.
