Sinergi AAM, BBPOM, dan IAI Perkuat Peran Apoteker Hadapi Ancaman Resistensi Antimikroba di Kalimantan Timur
- 16 Jul
- 2 menit membaca

PT Medela Potentia Tbk melalui entitas anak, PT Anugrah Argon Medica (AAM) Cabang Samarinda bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Samarinda serta Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Apoteker Penanggung Jawab (APJ) Apotek dengan tema "Tantangan dan Prospek Masa Depan terhadap Dampak Resistensi Antimikroba dalam Pengelolaan Obat di Sarana Kefarmasian".
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Samarinda ini diikuti oleh 82 Apoteker Penanggung Jawab dari berbagai apotek di Kota Samarinda. Bimtek diselenggarakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian sekaligus memperkuat implementasi penggunaan antibiotik secara rasional untuk menekan laju Antimicrobial Resistance (AMR) atau resistensi antimikroba, yang kini dikenal sebagai silent pandemic karena dampaknya yang berkembang secara perlahan namun mengancam kesehatan masyarakat secara global.
Dalam sambutannya, Kepala BBPOM di Samarinda, Bapak Agung Kurniawan, S.T., menyampaikan apresiasi kepada PT Anugrah Argon Medica atas inisiatif menghadirkan forum kolaboratif yang mempertemukan regulator, organisasi profesi, pelaku distribusi farmasi, dan apoteker dalam satu wadah edukasi.

Beliau menegaskan bahwa resistensi antimikroba merupakan salah satu tantangan kesehatan global yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kematian, serta beban pembiayaan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong penggunaan antibiotik secara bijak, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan dalam pengendalian AMR.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Kalimantan Timur, Dr. apt. Arsyik Ibrahim, M.Sc. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara regulator, organisasi profesi, dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian.
"Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam meningkatkan kompetensi apoteker sekaligus memperkuat implementasi regulasi di lapangan. Kami mengapresiasi PT Anugrah Argon Medica yang telah memfasilitasi sinergi ini demi peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Indonesia," ujar Dr. apt. Arsyik Ibrahim.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang IAI Kota Samarinda Dr. apt. Wisnu Cahyo Prabowo, M.Si., Ketua Majelis Kode Etik IAI Provinsi Kalimantan Timur apt. Supomo, S.Si., M.Si., Regional Operations Manager AAM Bapak Handoyoko Hindrawan, Kepala Cabang AAM Samarinda Bapak Lukmansyah Suti Pradana, beserta jajaran BBPOM Samarinda.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan bersama BBPOM dan organisasi profesi di berbagai wilayah Indonesia, PT Anugrah Argon Medica terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam pengembangan kompetensi tenaga kefarmasian. Berbagai program edukasi yang diselenggarakan tidak hanya mendukung implementasi regulasi, tetapi juga mendorong terciptanya praktik kefarmasian yang lebih berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk Improving Patient's Health, AAM akan terus menghadirkan program-program kolaboratif yang memperkuat penggunaan obat secara aman dan rasional, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta membangun ekosistem pelayanan kesehatan Indonesia yang semakin tangguh melalui sinergi antara regulator, organisasi profesi, dan pelaku industri kesehatan.








